Senin, 05 Januari 2015

Indonesia oh Indonesia

Betapa bodoh nya setelah saya melihat berita yang konyol di televisi tentang Air Asia, pihak-pihak terkait saling menyalahkan satu sama lain, ada yang menyalahkan Pilot dan juga ada yang menyalahkan maskapai penerbangan, apa kalian tau bagaimana rasa nya kehilangan keluarga yang di cintai? Namun, beliau yang sudah meninggal di salah kan? Bagaimana bisa kecelakaan se- tragis ini di buat main-main dengan pernyataan yang mungkin saja di palsukan?  Sudahlah, yang di butuhkan sekarang ini Doa, Motivasi, dan Informasi terkini tentang korban, jangan menari di atas duka keluarga korban, mantan Direktur PT Merpati Nusantara Sardjono Jhony Tjitrokusumo menyatakan  bahwa tidak pernah ada seorang pilot yang akan lepas landas, mendapatkan briefing cuaca. Info cuaca sudah printout dari system yang digunakan maskapai.

"Mana ada pilot ikut briefing cuaca, sebelum terbang? Semua Airline di dunia pilotnya self briefing!. Info cuaca sudah printout dari system yang digunakan maskapai, sudah disiapkan saat persiapan terbang, jangan ngarang, lalu bilang salah pilot, karena tidak ikut briefing. Tidak ada prosedur itu. Dan tidak perlu ada," kata Mantan Direktur utama PT Merpati Nusantara Sardjono Jhony Tjitrokusumo, melalui BlackBerry Massanger, Sabtu (3/1/2014).
 
Bayangkan, lanjutnya, kalau semua penerbangan pilotnya di briefing cuaca oleh BMKG, mau antri di mana? Berapa orang yang briefing?. "Sudah dong...sabar, tunggu KNKT dengan hasilnya, jangan konyol apalagi yang tidak mengerti soal penerbangan," tuturnya.

Ambil pelajarannya nanti agar tragedi serupa tidak terulang. Ingat, jangan nampang di atas duka orang lain, duka keluarga korban. "Berdosa kalian nantinya. Maaf saya tidak tahan untuk broadcast ini, karena komentar dan analisa media sudah masuk area memalukan," tutupnya. ( sumber MetroTVnews.com ) 

ada juga berita yang ramai di perbincangkan kali ini bahwa maskapai penerbangan Air Asia tidak memiliki izin, kalau maskapai Air Asia tidak memiliki izin, kenapa penerbangan itu tidak di batalkan saja? Kenapa saat konsumen memesan tiket pesawat sudah tertera tanggal penerbangan? Itukan nama nya kebohongan publik yang tidak perlu di ragukan lagi. 

Sekali lagi saya sampai kan, jangan mudah ter-provokasi atas berita yang ada, tunggu saja berita lebih lanjut nya, untuk pihak yang bersangkutan, mohon jangan saling cuci tangan dan lari dari tanggung jawab, jangan membuat fitnah dan luka dalam hati keluarga korban, jangan mencari kesalahan orang lain dengan cara yang memalukan seperti ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar